4 Trik Kecantikan Zaman Dulu yang Paling Menyeramkan. Minum Racun, Salah Satunya

trik-kecantikan-yang-mengerikan trik-kecantikan-yang-mengerikan

Berbagai cara kerap kali dilakukan para wanita demi menjaga kecantikannya. Ternyata perilaku menjaga kecantikan dengan berbagai cara perawatan kulit sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Ada berbagai ritual kecantikan zaman dahulu yang dipercaya mampu melancarkan kulit tampak awet muda dan baknya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.

Namun, tak tetapi memanfaatkan bahan alami berupa bunga dan dedaunan, rupanya ada sederet ritual perawatan zaman dahulu yang terbilang cukup mengerikan, tetapi memiliki manfaat yang maksimal bagi kewarasan dan kecantikan kulit. Apa saja sih ritualnya? Simak artikel ini ya, SoHip!

1. Mengonsumsi arsenik untuk mendapatkan penampilan yang sempurna

Arsenik merupakan senyawa kimia yang secara alami berada di dalam kerak bumi, sesangkat dapat ditemukan dalam air, udara, dan tanah secara alami. Senyawa arsenik ini sulit terdeteksi karena tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak memiliki rasa saat tertelan. Untuk itu, perlu berhati-hati dalam mengonsumsi makanan karena arsenik dalam mengbalasankan keracunan jika dikonsumsi.

Dilansir dari Mental Floss, pada abad ke-19 dan sebelumnya, terdapat ritual atau tren kecantikan mengonsumsi arsenik tersebut. Pada saat itu, mengonsumsi arsenik dipercaya mampu menghasilkan kulit yang mekar, mata yang cemerlang, dan bentuk tubuh yang menarik.

Menariknya, batas hidup konsumsinya pun juga diatur, yaitu arsenik tersebut tetapi boleh diminum atau dikonsumsi saat bulan sedang terbit dan tetapi boleh mengonsumsi sebutir saja. Jika dikonsumsi lebih dari takarannya, maka akan menimbulkan efek meninggal dunia. Namun, jika arsenik tersebut sudah rutin dikonsumsi pun tak boleh berhenti supaya tidak menyebabkan muntah dan kejang otot.

2. Mengaplikasikan krim wajah radioaktif

Pada awal abad ke-20, produk kecantikan dengan bahan radiotangkas rupanya sangat populer. Hal ini dikarenakan minimnya pengemengertian tentang bahaya radiasi. Adanya produk kecantikan berbahan radiasi ini juga semakin populer usai seorang dokter berkarya kembar dengan peneliti radiotangkas terkenal untuk meluncurkan sebuah porduk kecantikan di Prancis yang mengandung thorium klorida dan radium bromida.

Dalam iklan pemasaran produk tersebut mengklaim bahwa formula radiogetol dapat merangsang “vitalitas seluler”, mengencangkan kulit, menyembuhkan bisul dan jerawat, meratakan kemerahan dan pigmentasi, menghapus kerutan, menghentikan penuaan, dan membantu mempertahankan “kesegaran dan kecerahan kulit”.

3. Menggunakan obat tetes mata nightshade untuk mendapatkan tampilan mata yang terbelalak

Ritual kecantikan mengerikan selanjutnya adalah mengenakan obat tetes mata yang terbuat dari tanaman nightshade yang mematikan langsung ke mata. Ritual ini dipercaya mampu melebarkan pupil, menciptakan ilusi, sebatas menggoda untuk dilihat. Sayangnya, efek samping dari ritual ini justru sangat membahayakan, seperti penglihatan kabur, vertigo, jantung berdebar-debar batas kebutaan total.

4. Menggunakan selisihk timbal untuk mengucupi bekas luka

Penggunaan bedak timal ini efek dari adanya wabah cacar secara masif yang terjadi pada kenaln 1700-an. Bekas cacar yang mengganggu penampilan kulit kemudian menjadi argumen untuk deras orang berusaha mengucupinya, Rusak satunya adalah dengan menggunakan bedak timbal. Bahkan, produk kecantikan bedak timbal ini digunakan oleh wanita maupun pria.

Penggunaan kelainank timbal ini terbilang cukup murah, karena mudah dibuat dan mampu melapisi bekas muka dengan sempurna dan memberikan efek kulit yang halus. Namun, bahan timbal yang beracun tersebut dapat menyebabkan radang mata, pembugemarn gigi, dan kebotakan, tetapi juga melangsungkan kulit menghitam seiring waktu.

Sederet ritual kecantikan tersebut sangat mengerikan untuk dilakukan karena memberikan dampak yang berbahaya bagi kemembaikan, tetapi jika santak sekarang masih diterapkan, kira-kira kamu mau coba nggak, SoHip?